Dalam upaya mempersempit jarak antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, SMK TI Bali Global Badung sukses menghadirkan Guru Tamu dari Industri bagi siswa Jurusan Bisnis Digital pada 5 Februari 2026. Kali ini, sekolah berkolaborasi dengan PT. Sukma Digital Swakarya, sebuah perusahaan Creative Agency terkemuka di Bali yang berfokus pada bidang Branding & Content.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ayu Griselda W., S.Ds, yang membagikan wawasan mendalam seputar teknik pembuatan konten kreatif. Beliau memaparkan rahasia agar konten mampu menarik perhatian audiens secara instan, mulai dari penggalian konsep ide yang orisinal, estetika visual, hingga strategi penyampaian pesan di berbagai platform media digital. Jalannya kegiatan ini diawasi langsung oleh Kepala Program Keahlian Bisnis Digital, Bapak A.A. Ngurah Putra Agung Amurabhumi Yoga Cara, SM, guna memastikan materi yang disampaikan selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan siswa di sekolah.
Tidak hanya pasif menerima materi, para siswa ditantang untuk praktik langsung melakukan sesi pemotretan dan pembuatan konten produk. Setelah proses produksi selesai, mereka mempresentasikan hasil karyanya di depan narasumber untuk mendapatkan penilaian serta masukan teknis secara mendalam. Sesi ini berlangsung sangat interaktif dan penuh antusiasme, memberikan pengalaman nyata yang sangat berharga bagi kesiapan siswa dalam menghadapi ketatnya persaingan di industri kreatif saat ini.
Kehadiran praktisi dari PT. Sukma Digital Swakarya ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa bahwa dunia Bisnis Digital lebih dari sekadar menjual produk, melainkan tentang bagaimana membangun kepercayaan audiens melalui cerita dan visual yang kuat. Dengan pemahaman branding yang matang sejak di bangku sekolah, para siswa diharapkan memiliki nilai tawar yang lebih tinggi saat lulus nanti.
Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan guru tamu seperti ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari komitmen SMK TI Bali Global Badung untuk mencetak lulusan yang kompeten dan relevan dengan tren industri terkini. Melalui sentuhan langsung dari para profesional, sekolah optimistis dapat melahirkan calon-calon pengusaha muda dan tenaga kerja digital yang inovatif di masa depan.
(Humas)





