SMK TI Bali Global Badung kembali menorehkan kebanggaan di tingkat nasional. Sekolah ini menjadi satu-satunya SMK di Provinsi Bali yang terpilih sebagai penerima Program Bantuan Pemerintah Teaching Factory (TEFA) Skema Reguler Pengajaran Berbasis Pabrik Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Dalam rangka pelaksanaan program tersebut, SMK TI Bali Global Badung menerima kunjungan supervisi langsung dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan supervisi serta memastikan implementasi Teaching Factory berjalan sesuai standar pengajaran berbasis industri.
Tim Direktorat yang bertugas dari Jakarta dipimpin oleh Bapak Yoga Yulianto, dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan SMK TI Bali Global Badung, yakni Kepala Sekolah Bapak I Made Indra Aribawa, S.H., Kepala Tata Usaha Bapak I Putu Agus Purnama Adi Putra, S.E., M.M., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Bapak Gede Putu Agustyawan, S.Pd., serta Kepala Program Keahlian TJKT Bapak I Gede Bagus Ardiyana Irawan, S.Kom.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMK TI Bali Global Badung sebagai penerima bantuan Teaching Factory Skema Reguler Tahun 2025. Program ini diharapkan mampu semakin memperkuat pembelajaran berbasis praktik industri, khususnya pada kompetensi Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), serta meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Terpilihnya SMK TI Bali Global Badung sebagai satu-satunya SMK di Bali dalam program nasional ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif, relevan dengan kebutuhan industri, dan berorientasi pada penguatan kompetensi siswa. Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi SMK TI Bali Global Badung sebagai sekolah rujukan di bidang teknologi dan vokasi di Bali.
(Humas)





